March 8, 2016

Legacy Lens S-M-C Takumar 50mm f1.4

Post pertama di blog pribadiku yay!

Ok, jadi kali ini gue mau share sedikit tentang legacy lens (lensa jadul kuno). Gue bisa ngerti sih jaman sekarang banyak lensa-lensa (dan kamera) yang bagus yang beredar, contohnya yang terkenal Fujinon 23mm f1.4, dan Fujinon 56mm f1.2. Banyak yang udah mereview hasil foto lensa-lensa tersebut WOW! (tajam, AF cepet, bokehnya aduhai, dll, perfect dah pokoknya), namun menurutku pribadi ada sesuatu yang kurang pada lensa-lensa tersebut, yaitu karakter (berdasarkan lihat-lihat review-an orang sih, gue pribadi blum punya lensa-lensa tersebut soalnya harganya yang cukup mahal dan terlalu mainstream).

Jadi, maksimalkan apa yang gue punya. Kali ini gue mau share tentang lensa jadul SUPER-MULTI-COATED Takumar 50mm f1.4. Lensa ini adalah generasi lanjutan dari lensa legendaris Super Takumar 50mm 1.4 mark 1 (8 element) yang konon pada jamannya (tahun 1964-1966) mendapat julukan "The Plannar Killer."

Super-Multi-Coated Takumar 50mm f1.4 ini adalah Takumar generasi ke 3. 7 element, 6 group, 8 blades diaphragm, Multi coated. Dibandingkan dengan lensa-lensa brand lain dengan focal length sama, yang rata-rata hanya memiliki 6 blades diaphragm. Artinya, technically, bokeh yang dihasilkan lensa ini lebih shallow, circular, dan berkarakter. Karena itulah, setelah melihat-lihat review dari internet, gue memutuskan untuk beli lensa ini. Dapat harga Rp 1.175.000 via kaskus gan! kondisi masih bagus untuk ukuran lensa kuno.



Fujifilm X-T1 with S-M-C Takumar 50mm f1.4

Jadi, kesan pertama tentang lensa ini, wow! compact, verywell built, all-metal, and focusing ringnya itu loh, smooth banget (Saat lihat-lihat review orang-orang, gue kira lensa ini agak gede, ternyata gak gede-gede amat, mungkin karena lensa mount m42, biasanya ukurannya lebih kecil dibanding brand lain).


eit, gak ketinggalan Zhongyi Lens Turbo II, bikin APSC jadi Full-Frame, ea!


Berhubung Lens-Turbo II gue mount nya canon, jadi Lensanya udah dioprek ke mount canon eos (EF). Pada awalnya, setelah baca review-review orang-orang, Takumar ini agak rewel masalah adapter. Ada yang bilang bila pakai adapter, Infinity focus jadi gak dapet, juga di beberapa kamera, optik bagian belakang lensa menyentuh ke mirror / sensor bodi.

Gue pertamanya ragu sih, tapi nekad aja deh, toh gak berencana foto jarak infinity. Namun setelah gue coba, ternyata no problem, lanjar jaya. Infinity dapat, tidak ada indikasi menyentuh mirror/sensor! yay!


Fujifilm X-T1 + LensTurboII + S-M-C Takumar 50mm f1.4 shot in raw,
Post processing using mastinlab preset.
All wide-open @ 1.4 (1.2 on LensTurbo II)



Tips buat para jomblo, kalau mau dikerumunin cewek, jadilah penjual sayur keliling, lol!




Hi, my name is cleo! portrait keponakan dan induknya heheh!




foto wajib, selfie! (ah, forgive my messy hair ^^)


That's it! gimana peforma lensa ini? gue cuman bisa bilang WOW !

Sharpness? yes, tipis2 krenyes, center to corner to corner!
Smooth shallow DOF bokeh? check, agak creamy menyenangkan! 
Karakteristik? sedikit kurang sih.

Overall? ciamik! lensa ini bakal jadi default 50mm gue!

Oya note, untuk Takumar 50mm generasi ke 2 (super-takumar 7 element) dan berikutnya (super-multi-coated, dan SMC) ada element radioaktif, jadi waktu demi waktu optik akan menguning. Untuk balikin ke normal, cukup disinari dengan cahaya UV (dijemur matahari, atau pake lampu meja), memakan waktu 2 x 24jam (tergantung kondisi optiknya, jadi sering-sering dicek aja).

3 comments:

  1. Hello, i read onliine that the Takumar cant focus past 5 feet without touching the glass inside the lens turbo adapter. Is that true?

    Thank you

    ReplyDelete
  2. no not true, my current takumar mount is converted to eos mount, and worked just fine on my fuji body + lensturbo. i dont know if you use it onto another body.

    ReplyDelete
  3. Gan it dijemurnya selama 2 hari apa gmn

    ReplyDelete